Kesehatan dan Kecantikan

Tips Cantik Tanpa Makeup

Makeup memang bisa menunjang penampilan kita jadi lebih keren. Tapi, memakai makeup setiap hari juga tidak dianjurkan untuk kulit remaja kita. Supaya tetap cantik natural saat tidak menggunakan makeup, kita bisa mengikuti beberapa tip berikut ini :

Gunakan selalu tabir surya

Tabir surya adalah salah satu produk perawatan terpenting buat melindungi wajah dari sinar matahari. Karena sinar matahari langsung bisa merusak kondisi kulit, seperti menimbulkan bintik-bintik pada kulit.

Segelas lemon setiap pagi

Awali pagi kamu dengan segelas air putih dan perasan jeruk lemon. Fungsi dari lemon adalah membuang toksin yang ada di tubuh kamu.

Kompres wajah dengan es batu

Mengompres wajah dengan es batu setiap pagi membantu wajah kamu terlihat segar. Apalagi kalau setelah sekolah kamu harus ekskul.

Jangan pencet jerawat

Memencet jerawat akan membuat jerawat menjadi radang dan iritasi. Jerawat yang dipencet juga akan meninggalkan bekas yang susah hilang pada wajah.

Semoga Bermanfaat…

Sumber : Irma Sarita – Gadis.co.id

MAKANAN SEHAT UNTUK MENGURANGI JERAWAT

Memang makanan ini tidak bisa dijadikan satu-satunya cara untuk menghilangkan jerawat tetapi dengan menjaga pola makan, harapannya dapat membantu memelihara kesehatan kulit Anda dan meminimalkan pertumbuhan jerawat. Apa saja makanan yang harus Anda konsumsi untuk mencegah timbulnya jerawat semakin banyak? Perhatikan beberapa penjelasan berikut:

1. Sayuran

Selain mengandung serat yang baik untuk pencernaan, sayuran juga mengandung tinggi antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit Anda. Pilihl sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral seperti tomat dan wortel yang kaya akan kandungan vitamin A.

2. Zink

Konsumsilah makanan yang banyak mengandung zink yang berguna untuk membantu menghilangkan jerawat karena memiliki kemampuan untuk mengontrol hormon yang menyebabkan jerawat. Contoh makanan yang kaya akan zink antara lain seperti oyster/tiram, gandum dan produk olahannya. Satu porsi tiram ini mengandung 2 kali lipat kebutuhan zink per hari. Selain itu, zink juga membantu penyerapan vitamin A.

3. Yogurt & Kefir

Kandungan probiotik dalam yogurt dan kefir ini membantu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Saat mengonsumsi yogurt maupun kefir, tambahkan buah-buahan yang tinggi antioksidan seperti blueberry untuk mendapatkan manfaat lebih banyak lagi.

4. Dark Chocolate

Siapa bilang orang yang berjerawatnya tidak boleh makan coklat? Tergantung dengan pilihannya. Pilihan terbaik adalah coklat hitam yang kaya akan kandungan antioksidan. Antioksidan ini akan melawan radikal bebas pada kulit wajah. Pilihlah coklat hitam dengan komposisi coklat minimal sebanyak 70% serta hindari coklat yang banyak mengandung gula.

5. Air Putih

Konsumsi air yang cukup (8 gelas per hari) memang sangat diperlukan. Cairan tubuh akan membantu membuang racun-racun yang ada pada kulit Anda melalui keringat, air seni. Racun-racun yang terbuang akan membantu menjaga kesehatan kulit.

Semoga saran ini bisa memberikan tambahan informasi untuk Anda. Ingat, bahwa saran ini bukan satu-satunya cara untuk menghilangkan jerawat. Jangan patah semangat dan terus berusaha. Semoga Berhasil !

Sumber : Skin.co.id

BERIKUT PENYEBAB JERAWAT DAN CARA MENGATASINYA

 

Jerawat yang sering kali hadir di wajah kita, bukan hanya disebabkan karena wajah yang kotor. Ada faktor-faktor lainnya yang menyebabkan jerawat timbul. Ingin tahu? Berikut empat faktor penyebab jerawat dan cara mengatasinya, seperti dilansir dari TypeF.

1. Hormon

Sebelum datang bulan biasanya jerawat suka muncul tiba-tiba, hal ini merupakan hal yang biasa terjadi pada wanita. Hormon progesteron dapat mempengaruhi munculnya jerawat karena menghasilkan minyak berlebih pada kulit. Biasanya jerawat karena faktor hormon, sulit untuk dihilangkan.

Benjolan kecil tersebut biasanya akan hilang, jika hormon sudah normal kembali. Tapi Anda bisa mencegahnya agar tidak timbul semakin banyak dengan rajin mandi atau cuci muka dengan sabun berbahan sulfur. Kandungan aktif yang ada dalam sulfur, efektif untuk membasmi jerawat.

2. Bakteri

Kotoran yang menumpuk pada wajah, menyebabkan bakteri berkembang pada pori-pori. Bakteri-bakteri tersebut menjelma menjadi jerawat. Untuk mencegah kotoran menumpuk pada wajah, Anda harus rajin menscrub wajah, minimal seminggu sekali. Carilah butiran scrub yang halus, untuk menghindari iritasi.

3. Make-up

Pastikan wajah Anda bebas make-up pada malam hari menjelang tidur. Agar make-up benar-benar bersih dari wajah, setelah mencuci wajah, gunakanlah pembersih toner.

4. Kandungan make-up dan krim wajah

Sisa make-up yang tersisa bukan hanya penyebab timbulnya jerawat. Bahan yang ada di dalam kosmetik juga menjadi pemicu jerawat. Periksalah kembali bahan-bahan yang terkandung dalam kosmetik Anda. Jika jenis wajah Anda berminyak, kandungan minyak dalam kosmetik semakin memicu timbulnya jerawat.

Bahan-bahan seperti shea-butter atau minyak alami dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. Bagi kulit sensitif atau kulit berminyak yang rentan akan jerawat, sebaiknya pilihlah kosmetik berjenis mineral.

sumber: wolipop.com

Bedanya Ngantuk Beneran atau Cuma Malas-malasan

Di bulan puasa seperti ini, akhir pekan bisa jadi waktu ‘balas dendam’ untuk tidur apalagi mengingat berkurangnya aktivitas yang biasa dilakukan seperti makan, minum, atau jalan-jalan. Hal yang patut diperhatikan, mengganti utang tidur jika dilakukan tidak tepat justru akan membuat tubuh lemas.

Menanggapi hal ini, ahli gizi Rita Ramayulis DCN, MKes mengatakan ketika lelah, tubuh yang normal akan mengirim sinyal mengantuk. Sehingga, ketika akhir pekan tubuh terasa mengantuk berrarti memang sudah saatnya untuk istirahat.

“Tapi harus kenali banget ini kondisi ngantuk untuk pemulihan tubuh atau cuma malas saja. Untuk itu, kita butuh mengenali diri kita,” kata Rita ketika berbincang dengan detikHealth.

“Saat tubuh memang butuh tidur untuk pemulihan, tidurnya akan terasa nyenyak dan saat bangun segar. Kalau saat bangun tidur, nggak segar itu berarti memang kita malas-masalan saja. Justru akibatnya tubuh malah tidak bugar malah, makin capek, dan lemas,” lanjut dosen di jurusan Gizi Poltekkes II Jakarta ini.

Kondisi mengantuk akibat malas-malasan juga akan membuat stamina seseorang menurun, gampang masuk angin, pilek, badan terasa pegal dan nyeri. Pasalnya, tidur yang hanya untuk bermalas-malasan akan membuat peredaran darah lebih lamban sehingga suplai oksigen berkurang.

“Kalau malas lakukan aktivitas yang memang hobi kita misalnya baca buku, nonton dvd, atau kegiatan yang bisa membuat tubuh bergerak. Kalau masih ngantuk juga, bisa cari partner untuk mengobrol,” kata Rita.

Indikator lain untuk membedakan rasa kantuk guna memulihkan tubuh atau sekadar malas adalah jika sehari-hari sudah bisa tidur 6-8 jam, untuk orang dewasa tidak perlu mengganti utang tidur di akhir pekan .

Sebaliknya, jika merasakan beberapa hari tidur di bawah waktu enam jam dan saat akhir pekan terasa lelah lalu ingin tidur, Rita menyarankan untuk segera tidur karena hal itu memang berguna untuk proses pemulihan.

Sumber : Detikhealth.com

Atasi Kaki Bau dengan 3 Cara ini

Kaki memiliki peranan penting bagi tubuh. Namun, tak jarang kita sering lupa memberikan perawatan ekstra pada kaki yang menjadi penopang tubuh.

Sering orang beranggapan kecantikan hanya pada bagian tubuh dan wajah saja. Padahal kesempurnaan dan kesehatan kaki menjadi satu hal yang harus diperhatikan. Seringnya kaki tertutup oleh sepatu dan sandal membuat orang melupakan pentingnya perawatan ini, terutama di bagian telapak, tumit serta jari-jari.

Meski demikian, tak perlu ke pusat kecantikan hanya untuk merawat kaki Anda agar terlihat cantik. Berikut perawatan kaki sederhana seperti dilansir laman Times of India:

1. Pelembab kaki

Untuk membuat pelembab ini, cukup campurkan tiga sendok makan air mawar, dua sedok makan perasan lemon dan satu sendok teh gliserin murni. Lalu oleskan campuran tersebut pada kaki Anda sambil memberikan pijatan lembut. Diamkan selama setengah jam.

2. Air untuk merendam kaki

Tambahkan air mawar secukupnya, perasan lemon dan beberapa tetes eau de cologne ke dalam wadah berisi air dingin. Rendam kedua kaki Anda ke dalam campuran air tersebut. Metode ini efektif membersihkan dan menghilangkan aroma tak sedap pada kaki.

3. Minyak untuk memijat kaki

Campur 100 ml minyak zaitun, dua tetes minyak kayu putih, dua tetes minyak rosemary, serta tiga sendok air mawar. Masukkan campuran keempat bahan alami tersebut dalam botol kedap udara. Anda bisa menggunakan sedikit minyak tersebut untuk memijat kaki.

sumber: kecantikan.web.id 

Tips Kurangi Duduk

Hampir semua orang tahu bahaya terlalu banyak duduk bagi kesehatan. Tidak hanya membuat gemuk, penelitian juga telah membuktikan, terlalu banyak duduk lebih dari 11 jam sehari dapat meningkatkan 40 persen risiko kematian karena penyakit apapun. Belum lama ini, sebuah studi dalam Journal of the National Cancer Institute menemukan, orang yang menghabiskan paling banyak waktu duduk memiliki risiko kanker usus 24 persen lebih besar. Risiko tersebut meningkat menjadi 54 persen pada orang yang menghabiskan waktunya paling banyak di depan televisi. Bahkan meski seseorang berolahraga, namun ketika banyak menghabiskan waktunya sehari-hari untuk duduk, ia tetap memiliki risiko mengalami penyakit-penyakit degeneratif. Peneliti menyebutnya, penyakit terlalu banyak duduk. Nah, berikut ini merupakan beberapa cara yang mungkin akan membantu untuk mengurangi waktu duduk Anda sehari-hari.

1. Menyetel alarm

Terdengar aneh, namun alarm bisa membantu mengingatkan Anda bila sudah terlalu lama duduk. Para ahli merekomendasikan untuk selalu berdiri 10 menit setiap satu jam duduk.

2. Mulailah bergerak

Ada beberapa kegiatan yang mampu dilakukan sambil berdiri, misalnya mengangkat telepon atau mengobrol. Coba mulai sekarang untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dengan duduk, tetapi berdiri.

3. Berjalanlah kapanpun bisa

Anda akan terkejut mengetahui berapa banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk berjalan, namun selama ini Anda lupakan, ,misalnya waktu setelah makan siang. Bahkan berjalan setelah makan akan membantu Anda untuk membakar lemak lebih banyak. Selain itu, Anda juga bisa memarkir kendaraan lebih jauh daripada biasanya untuk memberikan kesempatan kaki Anda bergerak lebih banyak.

4. Pilih tempat duduk yang tepat

Daripada duduk di depan meja makan, cobalah untuk duduk di kursi bar. Bentuk kursi tersebut akan membantu Anda menjaga tulang punggung tetap lurus sehingga distribusi berat badan pun lebih merata.

5. Beranjaklah untuk menemui orang

Dengan akses teknologi yang lebih mudah, orang menjadi cenderung lebih malas untuk bergerak. Keperluan dengan orang lain pun bisa diselesaikan dengan mengirim email, telepon atau pesan, bahkan orang yang berada tidak jauh dari Anda. Nah, kini mulailah untuk berjalan menemui orang tersebut selama masih mampu dijangkau. sumber: kompas.com

Bahaya Tidur Usai Sahur

bahaya tidur usai sahur

Bagi yang kurang memiliki jam istirahat, tidur setelah sahur menjadi solusi untuk membugarkan tubuh. Tapi, justru cara ini sangat tidak dianjurkan. Anda mesti memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan selama kurang lebih dua jam usai makan. Pasalnya, jika buru-buru tidur justru bisa membahayakan kerongkongan dengan munculnya refluks.

Refluks ini membuat kerongkongan atau tenggorokan terasa panas. Refluks bisa terjadi akibat asam lambung yang keluar pada saat proses mencerna makanan dilakukan, berjalan terbalik ke atas menuju kerongkongan. Sifat asam ini sangat kuat. Oleh sebab itu, refluks bisa melukai dinding kerongkongan. Refluks usai sahur dapat terjadi karena pengaruh gravitas pada saat seseorang langsung tidur setelah makan.

“Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit,” ujar Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, seperti dilansir laman Tribun.

Alangkah baiknya setelah sahur langsung diikuti dengan shalat dan mengerjakan aktivitas lain seperti mengaji atau berdzikir. Jika intin tidur kembali tunggu dulu sekitar dua jam agar proses pengosongan lambung tidak terhambat. Langsung tidur usai makan juga bisa mengakibatkan mencret atau sembelit. Selain itu, jika jeda yang Anda buat antara waktu makan dengan aktivitas tidur lebih lama, risiko terserang stroke akan menurun.

Sumber : Sidomi.com

Kesalahan Saat Berbuka Puasa

buka puasa

Berbuka puasa merupakan waktu yang paling dinanti-nanti bagi orang yang menjalankan ibadah puasa. Terkadang banyak orang yang makan seenaknya untuk memuaskan rasa lapar dan haus mereka. Tapi kebiasaan buruk seperti itu bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh.

Berikut beberapa kesalahan fatal yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan yang sering dilakukan banyak orang ketika berbuka puasa.

1. Tidak mendahulukan minum air putih

Banyak orang ketika berbuka puasa langsung meminum minuman yang tidak terlalu sehat seperti sirup atau minuman es lainnya. Minuman selain air putih seperti es buah, sirup, es kelapa, atau lainnya bisa berakibat buruk bagi perut Anda yang kosong sehingga perut Anda akan merasa sakit dan mulas.

Oleh sebab itu ketika berbuka puasa dahulukanlah minum air putih, hal itu dilakukan untuk melancarkan pencernaan dan menyegarkan tubuh. Air putih merupakan air alami tanpa campuran apapun sehingga selalu baik untuk kesehatan.

2. Makan sampai kekenyangan

Karena rasa lapar yang begitu hebat setelah seharian berpuasa, banyak orang yang makan sampai kekenyangan. Tapi makan sampai kelebihan batas normal bisa berakibat buruk bagi tubuh. Perut Anda akan mengalami kesulitan dalam mencerna makanan karena terlalu banyak sehingga membuat perut jadi kembung dan keram.

Meskipun sangat lapar tapi alangkah baiknya Anda makan tidak sampai kekenyangan. Rasulullah SAW selalu mengajarkan kita untuk berhenti makan sebelum kenyang.

3. Makan gorengan

Beberapa orang lebih memilih hidangan berminyak seperti gorengan untuk berbuka puasa. Gorengan mengandung minyak yang tidak baik jika mengkonsumsinya terlalu berlebihan. Selain itu gorengan bersifat kasar yang tidak baik untuk lambung.

Jadi jika ingin makan gorengan sebaiknya Anda makan dulu nasi dengan sayuran, setelah itu Anda baru bisa memakan gorengan asal jangan berlebihan,

4. Teburu-buru

Tidak tenang makan ketika berbuka bisa membuat perut Anda mengalami kesulitan mencerna makanan. Sebab makanan yang Anda kunyah masih belum halus. Meskipun sangat lapar jangan terlalu cepat mengunyah makanan, cobalah setenang mungkin saat makan dan kunyahlah makanan tersebut sampai halus.

Masalah Gemuk : Perempuan Dianjurkan Minum Air Kelapa

coconut water

Umumnya, perempuan memiliki kekhawatiran takut gemuk. Demi mendapat tubuh ideal, hal yang paling sering dilakukan oleh kaum hawa adalah dengan menahan rasa lapar, alias mengurangi porsi dan frekuensi makan.

“Bagi perempuan yang takut gemuk, ada baiknya untuk minum air kelapa yang banyak,” kata Fiastuti Witjaksono, Ahli Gizi Klinis saat konferensi pers Buavita Khas Nusantara di Kembang Goela, Jakarta Selatan, Kamis (26/6/2014).

Fiastuti mengatakan, air kelapa mengandung banyak nilai gizi dan nutrisi. Namun, khasiat terpenting dalam air kelapa yang bermanfaat untuk membantu diet adalah karena kandungan kalorinya yang rendah.

Selain itu, kandungan serat dalam air kelapa ternyata cukup tinggi. Dalam 100 ml air kelapa mengandung serat 1,1 gram.Perlu Anda ketahui bahwa serat bisa membantu membuat perut kenyang yang lebih lama. Alhasil, Anda akan terhindar dari konsumsi makan yang berlebihan.

“Dibandingkan dengan minum air biasa, minum air kelapa akan terasa lebih mengenyangkan lebih lama. Tidak perlu banyak-banyak, sehari satu gelas saja cukup,” ujarnya.

sumber : kompas.com

Tips Agar Tidak Mudah Haus Saat Puasa

tahan haus

Air adalah cairan paling penting yang dibutuhkan oleh tubuh ketika Anda menjalankan puasa di bulan Ramadan ini. Tapi pada faktanya kebanyakan orang hanya mengkonsumsi sedikit air setelah berbuka puasa dan lupa untuk minum cukup air hingga puasa hari berikutnya tiba, seperti dilansir dari nestle-family.com.

1. Mengapa tubuh membutuhkan air?

60 hingga 70 persen massa tubuh terdiri dari air, jika asupan air kurang, keadaan ini dapat mempengaruhi aktivitas sel-sel tubuh serta menyebabkan fungsi saraf bekerja kurang optimal. Inilah sebabnya mengapa Anda harus memberikan kompensasi berkurangnya asupan air selama berpuasa. Kekurangan asupan air atau yang lebih sering dikenal sebagai dehidrasi bisa menyebabkan efek yang tidak diinginkan seperti sembelit, sakit kepala, pusing, kelelahan, dan kulit kering.

2. Mengapa air adalah minuman terbaik selama Ramadan?

Air mineral merupakan cairan yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi selama Ramadan, dibandingkan dengan cairan lainnya. Hal ini disebabkan cairan lainnya bisa saja mengandung banyak gula yang membuat Anda mengkonsumsi lebih banyak kalori. Minum terlalu banyak cairan selain air mineral bisa membuat perut terasa penuh dan juga menyebabkan penundaan proses pencernaan.

3. Bagaimana mencegah rasa haus selama berpuasa?

Ternyata makanan yang Anda konsumsi memainkan peran utama dalam mengendalikan rasa haus ketika sedang berpuasa. Berikut petunjuknya:

  • Hindari makanan yang menyebabkan panas dalam maupun makanan dengan rasa pedas.
  • Hindari menambahkan banyak garam pada makanan Anda. Menghindari makanan asin dan acar sangat disarankan, karena jenis makanan ini akan meningkatkan kebutuhan air dalam tubuh.
  • Makan buah-buahan dan sayuran segar sangat dianjurkan karena mengandung serat dan air. Selain itu buah dan sayuran memerlukan waktu yang cukup lama untuk dicerna, sehingga Anda bisa menghindari rasa haus sekaligus lapar.
  • Minum jus buah segar dan hindari menambahkan gula.
  • Minum setidaknya delapan gelas setelah berbuka hingga menjelang puasa di hari berikutnya. Jika Anda tetap ingin berolahraga, sebaiknya hindari paparan sinar matahari yang panas, Anda disarankan untuk melakukan olahraga di pagi hari sebelum matahari terik atau berolahraga di dalam ruangan.

Yang perlu Anda tahu, minum air es ketika berbuka puasa bukanlah hal yang manjur untuk mengusir dahaga lho, justru minum air es ketika berbuka puasa menyebabkan pembuluh darah berkontraksi dan bisa menjadi penyebab gangguan pencernaan yang tidak Anda inginkan.
Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa Anda.

via vemale.com