Sains dan Teknologi

6 Cara Atasi Mata Lelah Karena Terlalu Lama Tatap Monitor

Rasa lelah, kering, bahkan pusing bisa dirasakan karyawan saat terlalu lama menatap layar komputer, laptop ataupun gadget. Sebagai wanita karir yang tak bisa lepas dari komputer, hal ini pasti pernah Anda alami. Di tengah kesibukan menyelesaikan pekerjaan, masalah tersebut bisa cukup mengganggu dan jika dibiarkan bisa menyebabkan rusaknya penglihatan. Agar kesehatan mata tetap terjaga, inilah beberapa tips atasi mata lelah karena terlalu lama berhadapan dengan layar monitor:

1. Istirahat Sejenak

Cara paling mudah untuk menghindari mata lelah karena terlalu sering menatap komputer adalah dengan menginstirahatkannya sejenak. Di sela-sela kesibukan kerja Anda, sempatkan waktu 15 menit untuk tidak melihat layar monitor termasuk handphone sama sekali. Untuk membuat otot mata lebih rileks, fokuskan penglihatan pada sebuah objek yang jauh selama beberapa detik.

2. Pijat Mata

Jika mata benar-benar terasa lelah atau kering, Anda bisa melakukan pijatan kecil untuk membuatnya rileks. Caranya adalah dengan menutup ke dua mata kemudian tempatkan tengah telapak tangan di depannya. Sambil melakukan hal tersebut, tariklah nafas yang panjang agar pikiran menjadi lebih tenang.

3. Sering Berkedip

Sering berkedip adalah salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Ketika tengah sibuk mengetik, intensitas kedipan mata jadi berkurang dari yang seharusnya dan membuat mata jadi kering. Kedipkanlah mata setiap 10 sampai 15 detik sekali. Cara ini juga dapat membuat penglihatan menjadi lebih tajam.

4. Gunakan Kacamata Khusus

Kacamata komputer tidak sama dengan kacamata baca. Bila pekerjaan cukup menuntut Anda untuk sering berhadapan dengan monitor dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya gunakanlah kacamata ini. Alat tersebut akan membantu agar penglihatan tak terlalu terbebani dan mencegah kerusakan mata. Kacamata ini bisa didapatkan di dokter mata.

5. Posisi Komputer dan Cahaya Monitor

Posisi komputer dan pencahayaan monitor juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan penglihatan. Selain membuat mata lelah, posisi dan cahaya yang kurang tepat juga bisa menyebabkan mata rusak. Atur jauh mata dengan komputer sekitar 50 – 70 cm jaraknya. Perhatikan pula agar pencahayaan tidak terlalu terang atau redup.

6. Konsumsi Vitamin dan Mineral

Selain cara-cara di atas, perhatikan pula asupan makanan sehari-hari. Pastikan jika apa yang Anda konsumsi mengandung cukup vitamin A, C, dan E serta B compleks dan zink agar kesehatan mata tetap terjaga. Bila perlu, konsumsi pula suplemen tambahan jika ingin meningkatkan dan memperbaiki kualitas penglihatan.

sumber: wolipop.detik.com

Advertisements

Keunggulan ‘Transformer’ dan Drone TNI AD-Universitas Surya

Jakarta – TNI AD menggaet Universitas Surya yang didirikan Prof Yohanes Surya membuat alat-alat pertahanan. Dari sepeda motor yang berubah jadi seperti helikopter bak film ‘Transformer’ hingga pesawat tanpa awak alias drone. Ini keunggulannya.

Sepeda motor yang bisa terbang yang dibuat ini dinamakan Roadble Gyrocopter. KSAD Jenderal TNI Budiman membanggakan sepeda motor terbang ini.

“Riset pertama di dunia, motor yang bisa terbang. Bisa digunakan untuk pasukan khusus sampai masyarakat,” kata KSAD dalam peluncuran alat pertahanan hasil riset dengan Universitas Surya di Mabes TNI AD, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2014).

Sepeda motor terbang ini juga mampu mendarat di landasan pendek bahkan di jalan. “Landasan hanya 50 meter, dalam keadaan darurat bisa mendarat di jalan raya atau jalan dengan medan yang masih kasar,” imbuhnya sambil menjelaskan.

Sedangkan pesawat nirawak Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Autopilot Super Drone, KSAD menjelaskan bahwa bahan pesawat itu dari fiber, yang besarnya 6×4 meter. “Jam terbangnya 6-8 jam. Diberi tangki cadangan namun bisa digunakan untuk benda lain. Bisa terbang malam dan dilengkapi kamera thermal. Menggunakan teknologi Autonomous Return To Base,” tutur KSAD.

Sedangkan Kabag Rencana Kegiatan TNI AD Letkol Kavaleri Joko Prawoto mengatakan untuk saat ini pesawat nirawak ini lepas landas dan pendaratannya masih manual namun setelah itu bisa autopilot.

“Namun masih dikembangkan agar take of landing-nya juga bisa autopilot. Pengerjaan baru mulai November 2014 dengan tim (yang terdiri) 15 orang. Untuk sementara ini untuk pesawat latihan,” kata Joko.

Ke depan, KSAD menambahkan teknologi pesawat nirawak ini akan dikombinasikan dengan teknologi open Base Transceiver System (BTS) yang dibuat oleh Onno W Purbo dari Universitas Surya. Penggunaannya untuk memantau perbatasan.

“Sudah pasti saya buat beberapa buah untuk pengamanan perbatasan karena selama ini hanya menggunakan manusia dan kekuatan Tuhan. Yang segera akan digunakan combine open BTS dgn UAV untuk pengamanan perbatasan,” tutur KSAD.

Roadable Grycopter, motor yang bisa terbang

Roadable Grycopter, motor yang bisa terbang